Info produk

GRC ( Glassfiber Reinforced Cement) merupakan produk inovatif beton yang kuat, ringan dan mampu mewujudkan desain arsitektur yang detail.


Fungsi: ornamen, relief, kerawang, lis profil, lisplank, talang, atap kubah

Ukuran:

– lembaran, maksimal 1, 2 m x 2, 4 m, tebal 8 mm

– disesuaikan kebutuhan dan desain

Berat: 18 kg per 1 m2 ( tebal 8 mm)

Keunggulan:

– bisa dibentuk sesuai keinginan

– lebih ringan dibandingkan beton biasa

– tahan lama ( 20 – 30 tahun)

– tahan cuaca

Sepotong papan GRC yang sudah ditanami angkur. Angkur inilah yang nantinya menghubungkan GRC ke “ badan” bangunan.

GRC bisa dibentuk sesuai keinginan, bahkan dibentuk ukiran yang rumit seperti pada lis dinding ini. Walaupun sebagian besar dipasang di luar bangunan, GRC sah-sah saja digunakan sebagai elemen dekorasi interior.

KERAWANGAN GRC

Krawangan adalah panel GRC berlubang-lubang dengan motif/gambar yang berfungsi sebagai sekat, ventilasi udara ataupun pencahayaan alami.Berbeda dengan roster precast yang dibuat per 1 motif, kerawangan dapat dibuat dengan ukuran yang lebih lebar dan tidak terpaku pada motif berulang, bisa juga diaplikasikan untuk gambar abstrak ataupun satu gambar yang alurnya terkoneksi (tidak ada yang melayang).

Pada saat ini krawangan lebih banyak ditujukan sebagai ornamen arsitektural untuk menampilkan keindahan fasade maupun ornamen dekoratif pada interior bangunan. Berikut beberapa contoh desain kerawangan :

1. Krawangan Motif Arabesque

Kerawangan motif arabesque merupakan jenis desain kerawangan yang paling banyak diaplikasikan pada masjid dan bangunan Islami lainnya. Motif ornamennya banyak dipengaruhi budaya Arab dan Timur Tengah yang menjadi akar budaya Islam. Bentuk-bentuk geometri modifikasi dari bangun datar dan bintang segi delapan, segi enam mendominasi, dipadu dengan bentuk daun, bunga dan motif benda tidak bernyawa.

Berikut contoh-contoh kerawangan dengan desain Arabesque :



2. Krawangan Batik

Batik yang menjadi budaya khas Indonesia juga dapat diaplikasikan dalam kerawangan, tentunya dengan beberapa penyesuaian. Beberapa motif batik seperti kawung dan parang menjadi motif batik paling banyak digunakan dengan berbagai modifikasi motif.

Berikut contoh-contoh desain kerawangan batik.


3. Krawangan Abstrak.

Bangunan-bangunan yang bergaya modern biasanya menghindari desain/motif yang bergaya klasik. Untuk mempercantik fasad, bangunan modern dapat juga mengaplikasi desain kerawangan abstrak yang terlihat lebih modern.


4. Krawangan Geometri

Untuk bangunan umum bisa juga mengaplikasi desain geomteri non arabesque. Kerawangan dengan motif ini lebih sederhana, namun menonjolkan kesan simple dan elegan .

5. Krawangan Kaligrafi

Selain motif arabesque, bangunan masjid juga dapat mengaplikasi kaligrafi untuk krawangan. Umumnya kaligrafi dengan font kufi sangat cocok dan paling sering diaplikasikani untuk desain krawangan.

 

MIHRAB GRC

 

Mihrab merupakan salah satu ciri khas bangunan interior masjid. Bagian ruangan utama masjid yang menjadi tempat imam memimpin shalat ini biasanya didesain lebih indah dan menonjol dibandingkan bagian ruangan yang lainnya. Ornamen-ornamen bernuansa Islami arabesque dipadu dengan kaligrafi ayat-ayat pilihan merupakan konten utama dari desain mihrab.

Berikut beberapa pekerjaan GRC Mihrab yang kami kerjakan :